Monday, August 29, 2016

Etika Memandu Teknologi



Etika Memandu Teknologi

Iwan Wawo
Dalam salah satu tulisan ilmiahnya Jaron Lainer, menulis sebuah pernyataan provokatif, "You are not a gadget"..sindiran metafor tentang keberadaan manusia sebagai subjek kekinian atas kreasi teknologi.

You Are Not a Gadget: A Manifesto, Lainer ini bukan sekedar karya meditatif, juga jauh dr rangkai kata mutiara yg berkilap ala sastra..ini sebuah kajian ilmiah dan bisa jadi (akan) mengundang stigma atas pelaku teknologi...

Tekonologi informasi & komunikasi berbalut media sosial telah menjadi realita integral dr dinamika komunikasi manusia global...sebuah imajinasi liar...bahwa saat ini setiap manusia adalah laba2 dalam sebuah rentang jaring2 teknolgi yg terhubung tanpa sekat...tanpa batas...baik dan buruknya pun siapapun bisa menjawab...paling kurang punya pendapat..

Poin penting yg diusung Jaron Lanier: " (technology)...how it changes people..?
Ya...dengan etikat baik, pertanyaan ini diarahkan pada keselarasan dan usaha manusia menjadi lebih manusiawi agar tak mengalami "deviance"..paling kurang bagi dirinya, jauh lebih baik tuk sesama.....ini sebuah front perlawanan terbuka atas kesimpulan yg bernuansa negatif bahwa kemajuan teknologi berbanding terbalik terhadap kemampuan rata2 manuasia tuk mengerjakan sesuatu (menilai sesuatu)

Dalam kaitannya dengan arah perubahan yg lebih baik, maka acuannya tentu standar nilai atau "etika"...ada 2 ciri khas dominasi atas teknolgi yg diungkap secara lugas oleh seorang teknokrat: Archibald Putt .." Technology is dominated by two types of people: those who understand what they do not manage and those who manage what they do not understand."..2 hal tadi tentu secara gamblang ingin menukik pada sistem nilai/etika yg berfungsi sebagai spirit atau malah mati suri dalam penerapan teknologi (informasi).

Sebuah kesimpulan menarik bisa kita tarik dari kisah hidup Alan Turing yg difilmkan dengan judul The Imitation Game. Kisah nyata yg mengambil latar perang dunia ke II ini, kurang lebih akan memberi gambaran besar bagaimana teknologi informasi berperan...multi tafsir, kaya inspirasi, dan menyentuh kemanusiaan terdalam...bahwasanya kemanusiaan yg terwakili dalam etika mutlak menjadi "hati" dr semua karya cipta dan penggunaan teknologi (infomasi dan komunikasi). Tanpa itu generasi ini tak bisa mendebat sengit tantangan terbuka  seorang ilmuwan dr Amerika, Jose M.R Delgado: Can you avoid knowledge? You cannot! Can you avoid technology? You cannot! Things are going to go ahead in spite of ethics, in spite of your personal beliefs,in spite of everything....

Akhirnya baik jika kita tak usah mendengar ocehan Mr. Jose di atas, mari sekali lagi kita mengutip Albert Einsten: "The Human spirit must prevail over technology....sebagai afirmasi positif bagi kita sendiri...bagi kemanusiaan.

---Iwan Octovio---
Inspired by The Imitation Game.

2 comments:

  1. Langkah demi Langkah mari kita memperkaya blog ini dengan informasi, fotos, artikel, kuliner, cerita, diskusi dan sharing. Teman Teman dari masa kecil.

    Tunggu teman teman yg lain untuk kontribusinya.....

    Artikel terbaik Amigo Iwan Wawo

    Salut Selalu

    ReplyDelete